Cari

Memecah Sunyi Aziza

Perjalanan Untuk Bisa Mendengar dan Berbicara

Tag

tidak bisa mendengar

Kisah Inspiratif: Gangguan Pendengaran Tak Menghalangi Haydar Jadi Penghafal Al-Quran

IMG_4180
Haydar di pondok pesantrennya.

Suaranya begitu lancar dan jelas melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran. Remaja itu bernama Ali Haydar. Sungguh dari suaranya tak terdengar dia ternyata mengalami gangguan pendengaran dengan kategori sangat berat di kedua telinganya. Haydar mendengar dibantu dengan satu alat implan koklea di telinga kanan. Kini Haydar bahkan sudah hafal 13 juz Al-Quran.

Continue reading “Kisah Inspiratif: Gangguan Pendengaran Tak Menghalangi Haydar Jadi Penghafal Al-Quran”

Udana, Anak yang Berbahasa Isyarat dan Terus Berkarya

IMG_2714

Usianya masih 12 tahun, tetapi anak lelaki ini mantab memilih bahasa isyarat sebagai sarana komunikasinya. Udana Maajid Pratista namanya. Dia bangga berbahasa isyarat dan pilihannya itu tak menghalanginya tetap aktif dalam berbagai kegiatan.

Continue reading “Udana, Anak yang Berbahasa Isyarat dan Terus Berkarya”

Kisah Inspiratif: Shalom, Umur 6 Tahun Sudah Operasi 12 Kali

IMG_1860
Shalom Berpose Balet

Gadis kecil itu terlihat riang bercerita dan bernyanyi di depan publik. Dia tuna rungu dan bicaranya lancar. Shalom Jemima namanya. Di usianya yang masih sangat belia, dia sudah 12 kali berjuang di atas meja operasi.

Continue reading “Kisah Inspiratif: Shalom, Umur 6 Tahun Sudah Operasi 12 Kali”

Kisah Ibu yang Ingin Balitanya Bisa Mendengar

 

image

Tulisan Nurvita Indarini di Detik.com, Kamis, 22/09/2016

Selama ini Illian Deta Arta Sari tidak pernah menyangka keterlambatan bicara si kecil terkait dengan gangguan pendengaran. Dia hanya menyangka anak ketiganya yang belum juga bisa bicara itu seperti anak keduanya yang juga terlambat bicara. Hanya saja si anak kedua ketika mulai bisa bicara, langsung berbicara dengan kata yang panjang-panjang.

Continue reading “Kisah Ibu yang Ingin Balitanya Bisa Mendengar”

Membuka Diri..

image
Aziza, 12 Maret 2016

Blog ini kubuat untuk menuliskan perjalanan anak ketigaku, Aziza Sakhia Supriyadi,Β  agar bisa mendengar suara dan belajar berbicara. Aziza yang lahir 12 Maret 2014 didiagnosa mengalami gangguan pendengaran sangat berat (profound hearing loss) pada 20 Agustus 2016. Hasil tes Berra dan ASSR menunjukkan bahwa dia hanya bisa mendengar suara diatas 110 desibel atau setara deru suara pesawat dari dekat. Dokter mengatakan sel-sel rambut kokleanya mengalami gangguan sejak dia masih dalam kandungan yang diduga karena virus CMV.

Continue reading “Membuka Diri..”

Featured post

Dikelola oleh WordPress.com.

Atas ↑