Cari

Memecah Sunyi Aziza

Perjalanan Untuk Bisa Mendengar dan Berbicara

Implan Koklea, BPJS dan Biaya Lainnya.

IMG_3191.JPG

Setelah Aziza, anak ketigaku menjalani operasi implan, banyak yang bertanya soal implan koklea dan biayanya. Satu hal yang ingin kutekankan adalah masalah pendengaran tidak lantas selesai begitu saja setelah operasi. Implan hanyalah babak baru untuk mendengar, dan perjalanan masih panjang begitu juga pengeluarannya.

Lanjutkan membaca “Implan Koklea, BPJS dan Biaya Lainnya.” β†’

Waspadai Virus Rubella…

Aziza dan Yusuf, 7 Februari 2017
Aziza dan Yusuf, 7 Februari 2017

Anak bungsuku, Aziza, tuli karena kena virus Cytomegalovirus/ CMV saat aku hamil. Virus lain yg cukup banyak menyebabkan tuli congenital atau bawaan di Indonesia adalah Rubella. Sebagai lanjutan tulisanku soal CMV, kali ini kutulis soal Rubella. Virus ini ada di sekitar kita dan sudah ribuan bahkan tak terhitung korbannya. A real silent killer bersama virus dan parasit TORCH lainnya.

Lanjutkan membaca “Waspadai Virus Rubella…” β†’

Gadis Bisu Tuli Itu..

IMG_5055.JPGSaat awal mengetahui Aziza (2,5 th) tuli parah 20 Agustus 2016, bagiku dunia serasa runtuh. Semua terasa begitu berat karena aku tak pernah berinteraksi dengan orang yang memiliki pengalaman sama. Satu hal yg membuatku merasa berat adalah ingatanku tentang seorang gadis muda tetangga desa selisih 5 rumah yang bisu tuli yang terkungkung di dalam rumahnya. Sebut saja namanya mbak Melati.

Lanjutkan membaca “Gadis Bisu Tuli Itu..” β†’

Telinga Bionik Buatan Australia Memecah Sunyi Aziza

img_4404
Setiap bangun tidur pagi, Aziza selalu langsung meminta sound processornya dipasang. Itu sebuah tanda dia menikmati memakainya. 😊

Kisah Aziza sejak awal terdeteksi tak bisa mendenger sampai bisa bilang “mama” ditulis di Australia plus oleh Alfred Pasifico Ginting. Silahkan baca selengkapnya di

http://www.australiaplus.com/indonesian/gaya-hidup-nad-kesehatan/telinga-bionik-buatan-australia-memecah-sunyi-aziza/8174888

When you want something, all the universe conspires in helping you to achieve it.. (by Paulo Coelho)

Bekerja atau Tidak Bekerja, Dilema Bagi Ibu dari Anak Difabel..

img_4894
Foto: Heru Haryono, Okezone.com

Sejak kuliah, aku terbiasa aktif bekerja dan mencukupi diri sendiri. Kini aku berhenti bekerja dan total mengurus Aziza. Sebuah hidup yang benar-benar baru buatku. Namun sejujurnya kadang masih terbersit keinginan untuk bekerja seperti dulu. Sebuah dilema ibu dari anak berkebutuhan khusus yang mungkin bukan hanya aku saja yang merasakan.

Lanjutkan membaca “Bekerja atau Tidak Bekerja, Dilema Bagi Ibu dari Anak Difabel..” β†’

Alhamdulillah, pada hari ke 14 setelah implan aziza diaktifkan, dia bisa mengucapkan “MAMA” meski belum tahu artinya. Aku menepuk dada sambil mengucapkan kata “mama” untuk memberi tahunya bahwa aku adalah mamanya. Tapi, ternyata dia juga menepuk dadanya sendiri dan mengucapkan “mama”. Hehe.. sebuah perkembangan yang menyenangkan.. 😍

img_4682

Aziza Memakai Alat Implannya Sendiri

Pada hari ke-8 sesudah ‘switch on’ implan koklea, Aziza mulai meminta memakai sendiri coil di kepalanya. Dia tak mau diasangin. Setelah berhasil, dia terlihat puas. Senangnyaaa..

Lanjutkan membaca “Aziza Memakai Alat Implannya Sendiri” β†’

img_4316

Aziza, Telinga Robotnya dan Pandangan Mata Orang..

img_4338Kapanpun dan kemanapun Aziza pergi, selalu saja ada yang melihat kepala Aziza tanpa kedip, atau bahkan melotot. Tak jarang, orang berbisik-bisik yang tetap saja kudengar. Malukah aku? Tidak..  Marahkah aku? Juga tidak.. 😊

Lanjutkan membaca “Aziza, Telinga Robotnya dan Pandangan Mata Orang..” β†’

Akhirnya Saat Operasi Itu Tiba

img_4014
Detik-detik Menjelang Operasi

Pernah naik roller coaster? Gimana kalau naiknya 7 jam? 😬Buatku, rasanya seperti naik roller coaster selama 7 jam tanpa henti saat aku menunggu operasi koklea implan Aziza, anak ketigaku. Antara senang banget, cemas, takut, gak sabar pengen cepat selesai, berdebar-debar, dan kadang nafas terasa hilang. Air mata pun deras mengalir..

Lanjutkan membaca “Akhirnya Saat Operasi Itu Tiba” β†’

Situs yang Didukung WordPress.com.

Atas ↑