Bagi sebagian orang hidupku serba enak, ketawa-tawa mulu dan pengen kayak aku. (Beberapa menyatakan langsung gitu ke aku) πŸ™ˆπŸ˜¬. Bagi sebagian orang lainnya, hidupku beraaaaat banget punya anak spesial dan gak kebayang njalaninya. πŸ™ˆπŸ˜¬. Dua hal yang bertolak belakang.

So.. kesimpulannya semua itu relatif hehe.. Buatku, hidupku berubah banget karena Aziza. Jadi lebih sabar, lebih bisa menghargai hidup dan bisa ngrasa seneng banget atas hal-hal kecil dalam hidup. 😬Brasa berlimpah-limpah berkah dan cinta kasih dari begitu banyak orang, datang bergelombang seperti ombak ra uwis-uwis.❀️ So, apakah Aziza cobaan? Mmm.. Saat awal, memang brasa berat banget nget nget kayak cobaan hidup yang gelap gulita. Dulu sedihnya terasa sampai ke darah, berdesir-desir. Literally ya. Brasa berat. Makin kesini, semua pandanganku berubah. Aziza dengan keistimewannya adalah berkah, bukan cobaan apalagi hukuman. 😍.


Semua orang punya ujian, cobaan dan tantangannya sendiri dalam hidup. Ada yang punya masalah ekonomi yang mencekik, ada yang ditinggal pergi atau ditinggal meninggal pasangan, ada yang rumahnya kayak neraka karena pasangan tak harmonis, ada yang tersiksa menahun karena mertua dan ipar, ada yang diberi ujian anaknya kena masalah hukum/ narkoba atau malah nggak percaya agama dan membuat stress ortu, ada yang putus-putuuuus terus gak nemu jodoh, ada yang tak dikasih anak sementara banyak yang tak menginginkan anak malah justru dikasih mudah dan anaknya ditelantarkan, dan ada juga yang dikasih cobaan sakit tak kunjung sembuh. Hiks πŸ™ˆ. Semua berat loh, apalagi kalau ditambah terus ngeluh dan terus menyalahkan Tuhan “kenapa aku harus mengalaminya? Kenapa? ” 😒. Hal yang berat yang sebenarnya ada jalan keluar akan terasa lebih berat.

Semua orang punya masalah sendiri kok. Berusaha mikir positif, ambil hikmahnya, cari jalan keluar dan jangan menyerah menghadapinya. Memang tak mudah. Pasti tak mudah apalagi mengatasi perasaan. Ikhtiar, doa dan tawakal ❀️

Happiness is a way of travel, not a destination. Soooo enjoy the ride ❀️

(Nulis soal cobaan hidup setelah beberapa hari secara maraton dicurhati beberapa orang soal masalah hidupnya. Beberapa merasa hampa hidupnya, mentok, bahkan ada beberapa yang brasa mati lebih baik. Buat semuanya, pelukku untuk pelikmu. I feel you.. ❀️😘)

NB:
Oya, aku gak ngerti banyak banget yang baru ketemu aku, baru kenal trus bisa ngalir crita banyaaaak banget ke aku. Mungkin karena wajahku nampak lugu ndeso 🀣 atau keibuan ngademin (uhuk). Atau karena suara ngomongku yang terdengar lambat kayak kaset dipelanin jadi ngrasa damai ngobrol, atau karena aku model betah ndengerin dan mau ngladenin 😬. Makasih udah banyak yang ngasih kepercayaan buat curhat. ❀️