Setiap 9 Desember, selalu melo ingat momen di RSCM. Hari ini, 5 tahun yang lalu Aziza masuk ruang bedah terpadu untuk operasi kepala dan telinga sejak jam 6 pagi. Dia menjalani implan koklea atau penanaman elektroda dari bahan titanium hingga ke rumah siputnya untuk menggantikan fungsi sel-sel rambut koklea yang rusak. Alat ini berfungsi menghantarkan impuls suara langsung ke syaraf pendengaran yang kemudian meneruskan ke otak.

Since then, 9 December 2016, Aziza has become a bionic girl or a cyborg.

Sejak Subuh, Aziza kami bangunkan karena siap-siap. Dia tidak rewel. Tapi matanya terus memandang aku dan suami bergantian. Tatapannya seolah bertanya dan menegaskan, “Papi Mami yakin kan? Kalau yakin, tak usah khawatir.”

Selama menunggu operasi hingga bisa ketemu lagi setelah berjam-jam, rasanya nyawaku setengah melayang. Aku ngilu membayangkan kepala dibor sampai ke dalam. Airmata terus berderai meski aku tahu Aziza di tangan ahli yang tepat yaitu Dr Harim Priyono Sp. THT-KL serta Direktur Pengembangan dan Pemasaran RSCM Dr. dr. Ratna Dwi Restuti, Sp. THT-KL (K). Terharu banget Bu Direktur ikut langsung di ruang operasi karena beliau sejak pertama mengawal Aziza setelah dititipi langsung oleh Bu Menteri Kesehatan saat itu, Prof. Dr. Dr. Nila Djuwita Farid Moeloek, Sp. M (K). ❤️. Terima kasih yang sudah menghubungkan pada Bu Nila ☺️

Alhamdulillah semua berjalan baik hingga hari ini.
Terima kasiiiiih buat semua muanya yang tak bisa disebut satu-satu yang telah mendukung Aziza hingga bisa ada di titik saat ini. Lemah Teles, Gusti Ingkang mBales 🙏☺️