IMG_3852

Ini foto 15 April 2014, saat Aziza umur sebulan. Kami tak tau dia tuna rungu. Kalau liat foto lama rasanya trenyuh. Knapaaaaaa kami tidak tahu pentingnya tes pendengaran buat bayi lahir / tes OAE? 😢 Kalau tahu lebih dini, tentu bisa ditangani lebih dini. Aziza lahir di RS swasta, mahal, di Ibukota pula. Apalagi di daerah? Sampai sekarang, di Jakarta aja tak semua RS atau klinik melahirkan ada hearing screening for newborn baby. hiks.. 😢. Apalagi di daerah? Karena itu banyak yang baru tahu anaknya tak bisa mendengar saat usia bicara atau sudah agak besar 😢.

Nggak semua orang juga ngeh tes OAE atau tes yang bisa dilakukan sendiri dengan sederhana. Saya pun juga nggak ngeh sebelum mengalaminya. Aziza dulu sangat pendiam dan tak bisa bicara saat anak tetangga seusianya sudah pada bicara. Aziza juga terlihat joged-joged saat liat video (yang akhirnya kami tau dia melihat gerak, bukan mendengar musik).

Kami dulu mengira dia hanya telat bicara saja. Apalagi banyak juga yang bilang “Setiap anak beda-beda perkembangannya. Gak apa-apa. Nanti juga bisa bicara,” kata orang-orang.

Kami juga sama sekali tak menyangka Aziza tuli karena tak pernah punya pengalaman berinteraksi dengan anak tuli atau keluarganya atau orang difabel lain. Nggak kebayang sedikitpun.

Saya nggak punya pengalaman dengan penyandang disabilitas karena dulu tak pernah berhubungan. Semua teman SD, SMP, SMA, Kuliah tak ada yang berkebutuhan khusus. Bisa jadi saya tak pernah ketemu karena ada masalah soal kesempatan buat mereka untuk mengakses pendidikan seperti anak lain. Kalaupun ada teman yang punya anak difabel, tak banyak cerita jadi saya pun tak tau.

So buat pasangan yang anaknya mau lahir, pastikan bayinya setelah lahir dites OAE. Kalau sudah lahir atau balita, tes dengan bunyi-bunyian tanpa anak bisa melihat. Jangan abaikan kalau ada sedikit keanehan. Jangan sampai terlambat mengetahuinya 🙏.

Kalau belum hamil, lakukan pencegahan agar tak terinfeksi TORCH yang merupakan salah satu penyebab anak-anak lahir dengan disabilitas.

Saya selalu cerita soal Aziza, agar orang lain bisa belajar dari pengalaman kami. Semoga ke depannya makin sedikit atau malah tak ada yang mengalaminya. 😊 Sharing is Caring.

Jakarta, 18 April 2018

Illian Deta Arta Sari
081282032922