Kondisi sound processor sangat mempengaruhi apa yang didengar pemakainya. Anak kecil tentu tidak tahu apa yang berbeda atau belum bisa mengungkapkan kalau ada sesuatu yang tak biasa. Karena itu orang tua harus memperhatikan perkembangan anak dan peka kalau ada yang beda, misal anak tak merespon seperti biasa. Orang tua juga harus rajin merawat alat anaknya. Saya tuliskan beberapa tips merawat sound processor :

1. Mengganti Microphone Protector setiap 3 bulan sekali. (Catat tanggalnya di buku khusus agar tidak terlewat)

2. Setiap malam menyimpan sound processor di tempat penyimpanan atau dry & store sekitar 7-8 jam. Copot semua komponennya.
Kalau lampu dry & store sudah mati atau sudah dipakai 8 jam, segera buka kotak agar tidak lembab kembali.

3. Bersihkan bagian sambungan processor dan baterai di sikat (sikat gigi) sebelum disimpan ke dry & store. Tujuannya untuk membantu menghilangkan keringat yang sudah mengering.

4. Ganti dry brik di dalam dry store secara reguler. Misal per 2 bulan sekali. (Catat di buku khusus atau tulis di sisi dry brik)

5. Cek coil magnet secara rutin. Bersihkan dari debu, pasir, atau keringat kering yang menempel.

6. Ngecas baterai tidak boleh kebablasan alias kelamaan atau sampai indikator penuh saja. Jangan ngecas kalau baterai masih ada, atau tunggu habis dulu. Overheat akan mempengaruhi daya tahan baterai. Biasanya akan menggelembung dan waktu dipakainya jadi pendek. Kalau takut kebablasan, beli timer overcharge protection atau stop kontak timer yang bisa diatur waktunya.

7. Pastikan kabel antara sound processor dan coil tidak mlintir saat dipakai agar kabel awet.

8. Jangan memakaikan sound processor saat rambut anak masih basah setelah keramas.

9. Lakukan mapping berkala.

 

Ada tips lain?