img_4168
Aziza saat ‘switch on’ koklea, 23/12/2016

Ada beberapa orang yg berpikir bahwa setelah implan koklea di kepala tgl 9 Desember 2016, Aziza lantas otomatis mendengar tanpa alat luar. Tidak.. Tidak seperti itu. Jadi Aziza tetap pakai sound processor yang tampak seperti robot. 😊.

Aziza memakai implant dari Cochlear ltd Australia yg dipasarkan Kasoem yg begini cara kerjanya:

1. Mikrofon pada sound processor di belakang telinga menangkap suara.
2. Sound processor menganalisa suara dan mengubah jadi kode-kode digital.
3. Informasi dari Sound processor dikirim lewat kabel ke coil atau alat yg nempel di kepala Aziza krn ada magnet di coil dan di kepala Aziza.
4. Coil memancarkan kode-kode digital itu menembus kulit kepala ke alat implan titanium yg ditanam.
5. Alat implan menafsirkan kode-kode digital dan mengirim sinyal listrik ke 22 platinum elektroda yang ditanam sampai ke rumah siput Aziza.
6. Syaraf pendengaran menangkap sinyal-sinyal listrik dan mengirim ke pusat pendengaran di otak.
7. Otak mengenali sinyal listrik ini sebagai suara. 😊

Alat implan tersebut bekerja secara terus-menerus menstimulus otak dengan sangat cepat, sehingga bunyi akan terdengar nyaris bersamaan dengan saat bunyi muncul.

Sound processor sekarang memang banyak yang canggih, bisa bluetooth, atau nangkap suara jauh dengan jelas memakai FM system dll yang tidak dimiliki telinga manusia biasa. Kan Bionic Ears.. Hehe.. Tapi yang namanya telinga buatan manusia, secanggih-canggihnya ya tentu tetap lebih bagus buatan Tuhan. 😇 ya tho?

‘Telinga’ Aziza juga bergantung pada baterai pada sound processor luar juga. Kalau baterai habis, lupa nge-charge ya Aziza nggak dengar. Pernah ngrasain batre hape lowbat? Mati gaya tho? 😬.. Bayangkan ‘telinga’ Aziza pake baterai.. Ribet bukan? Dan dia akan pakai seumur hidupnya. Saat ini tugas emak dan bapaknya buat memastikan batre full dan semua oke buat dipakai beraktifitas sehari-hari 😊😊.

Selain itu.. tentu ortunya takut ‘telinganya’ Aziza jatuh. 😅. Soalnya Mahaaaaal.. bisa buat beli mobil bro 🤓. Kalian yg nggak implant gak khawatir telinganya jatuh kan? Hehe.. telinganya gratis juga kan? Gak harus operasi dan keluar ratusan juta.. 😊 Alhamdulillaaaah.. Jadi jangan ngeluh hidupnya susah, rejeki sedikit, atau sampai bilang miskin ya.. hituuuung brapa nikmat sehat yg ada 🙆🏻

So, bersyukurlah yang punya telinga bisa mendengar tak harus seperti Aziza dan ratusan ribu penyandang tuli lainnya di Indonesia. 😊😊 Bersyukur, bersyukur dan bersyukur.. insyaAllah Bahagia..

Ahamdulillah Aziza sekarang sudah bisa mendengar. Berkat berkah Allah SWT, lewat jalan teknologi kedokteran. Terimakasih buat dokter-dokter yg berdedikasi tinggi membuat cochlear implant yg mengubah nasib ratusan ribu atau jutaan penggunanya. Tentu orang-orang luar negri itu mengembangkan teknologi implant tidak mikir yang akan memakai apa agamanya sama dengan mereka atau tidak. So mari kita bertolerasi 😇😇.

NB: Aziza suka memilih kaos bergambar wayang Pergiwo ini. Pergiwo adalah anak Arjuna yg nikah dengan Raja Gatotkaca. Sifat pergiwo mulia, baik budi, sopan, jujur dan setia. 😊😊 hehehe.. Semoga Aziza menjadi perempuan mulia nantinya seperti arti namanya “Aziza Sakhia Supriyadi”. Amin.. aminkan yaaaaa..

illian Deta Arta Sari

081282032922