Kemampuan Aziza bicara terus bertambah. Dia sudah makin cerewet, banyak bercerita, juga komen ini itu termasuk komen baju ibunya kalau jelek 🤣. Dia kadang juga ngeyelan serta banyak tanya. Aziza sudah banyak menggunakan kata tanya siapa, kenapa, kemana, di mana. Kemarin saat mau pakai alatnya dia nanya kondisinya.

“Mami nggak pakai alat. Papi nggak pakai. Mas Kum dan mas Nara nggak pakai. Semua nggak pakai. Aziza pakai alat. Kenapa?” Dia bertanya dengan mata tak berkedip, mimik muka penasaran mau tahu banget jawabannya.

Jantung ini mak deg rasanya. Aku tau Aziza belum sepenuhnya paham pertanyaannya. Dia cuma melihat orang-orang di sekelilingnya yang tak pakai alat.

Aku tarik nafas.. Kujawab.. “Aziza anak hebat. Aziza pakai alat biar mendengar. Kalau nggak pakai, nggak bisa dengar suara mami.” 😊 “Alat Aziza bagus loh. Pakai stiker pink.”

Aziza pun senyum. Dia memang suka pernak-pernik berwarna pink 😊. Setelah pakai alatnya lalu ngaca trus dia lari main ke luar rumah.

Suatu hari pasti dia pasti akan nanya lagi saat sadar kondisinya. Mungkin nanti saat besar dia akan tanya kenapa dia bisa tuli? Kenapa dia ditakdirkan tuli? Kenapa harus dia? Apakah bisa mendengar tanpa alat?

Semoga Aziza nanti bisa legowo, nerima kondisi dirinya. 😊

Pertanyaan ini sangat mungkin diajukan oleh anak-anak berkebutuhan khusus dengan berbagai kondisi pada orang tuanya. Pasti tak mudah menjawabnya..

❤️❤️❤️❤️

30D3D1D2-64C3-4BFD-AD68-8C7007B9B9BC